PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Mahasiswa Universitas Persada Bunda Indonesia (UPBI) Pekanbaru, Riau menunjukan kiprahnya melalui penyelenggaraan seminar. Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa semester enam Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Persada Bunda Indonesia (UPBI) sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Event Organizer (EO).
Seminar dengan tema “Mengawal Pembangunan Lewat Lensa Pers: Peran Strategis Media dalam Pengawasan Publik” berlangsung sukses di Aula Kampus II Universitas Persada Indonesia, Jalan Parit Indah Kota Pekanbaru, Minggu (22/6/2025).
Seminar ini menghadirkan pembicara kompeten di bidangnya, yakni Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Persada Bunda Indonesia, Hefri Yodiansyah, S.Sos., M.Ikom., Tokoh Pers, Dr. H. Syafriadi, SH, MH., dan Wartawan Senior, H. Eka Putra, S.T., M.Sc., Ph.D.
Kemudian dari Kampus UPBI dihadiri oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi, A’ang Chaarnaillan, S.Pd., M.I.Kom, Debby Kurniadi, M.I.Kom, Hari Jummaulana, S.I.Kom., M.I.Kom., Sartika, S.Sos., M.IKom, Maal Abrar, S.I.Kom., M.I.Kom., Susi Artuti Erda Dewi, S.Sos, M.Si, Dr. Rosmala, S.Sos., M.Si, Elmairel Salim, S.S,Pd., M.Si dan Hanifah Turahmi, S.IP., M.Si
Mewakili Dekan FISIP UPBI, Dr. Andi Kardia Rivai, S.Sos., M.Si, Kaprodi Ilmu Komunikasi UPBI, A’ang Chaarnaillan, S.Pd., M.I.Kom menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia dan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Persada Bunda Indonesia telah megadakan seminar dibawah bimbingan Dosen Event Organizer Debby Kurniadi, M.I.Kom.
“Beliau yang menginisiasi seminar ini sebagai bentuk implementasi mata kuliah event organizer yang diampunya,” kata Kaprodi A’ang mengawali kata sambutanya.
Dikatakan, seminar seperti ini membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya mempu belajar secara tioritis tapi juga mempu mengeksekusi pengetahuan tersebut.

Dengan tema jurnalistik, dirinya berharap pers sebagai kontrol sosial dan penyampaikan informasi dapat menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat akan pentingnya peran jurnalistik.
“Semoga kegiatan hari ini dapat berjalan baik dan lancar dari awal hingga akhir,” harapnya.
Kemudian dalam pemaparan dari para narasumber mengangkat peran pers dalam pengawasan di tengah perkembangan teknologi informasi, termasuk fenomena hoaks, peran jurnalis warga, serta etika penulisan di era digital.
“Jurnalisme saat ini tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga ketepatan dan integritas. Mahasiswa sebagai calon jurnalis perlu memahami tanggung jawab besar di balik profesi ini,” kata narasumber dalam sesi pemaparannya.
Project Manager Seminar, Bintang Lely Sartika menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para narasumber, atas kehadiran dan kesediaan untuk berbagi ilmu dan pengalaman untuk membuka wawasan baru dan menambah semangat mahasiswa terus giat belajar.
Ia mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dan kritis dalam memproduksi serta menyikapi informasi di tengah derasnya arus digital.

“Seminar ini juga sebagai ruang belajar dan diskusi agar mahasiswa bisa lebih dekat dengan pers dan termotivasi untuk terlibat aktif dalam kegiatan jurnalistik,” ucapnya.
Kepada seluruh perserta dan teman-teman mahasiswa yang telah berpartisipasi. “Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa bermanfaat, tidak hanya untuk tugas, tapi juga pengembangan diri kedepan,” sebutnya.
Sementara itu, Dosen pembimbing mata kuliah Event Organizer Debby Kurniadi, M.I.Kom, memberikan apresiasi luar biasa kepada mahasiswanya yang telah sukses menjalankan seminar jurnalistik. Semua ini tidak terlepas dari berkat kerja keras panitia dan mahasiswa semua.
“Ivent ini berjalan lancar dan suskes, saya berterima kasih kepada kalian semua. Saya lebih bangga lagi ketika melihat banyak dari dosen kalian yang hadir,” kata Dosen Debby dengan senang.
Ini adalah kerja nyata bagaimana pembelajaran bisa dikemas secara kreatif dan bermanfaat. Seminar seperti ini sangat relevan untuk membentuk karakter dan bertanggung jawab.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta dan narasumber, serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh pihak.
Penulis dan foto: Maswir dan Raihan Agil.












Komentar