INHIL, MORALRIAU.COM – Diera serba digital saat ini membuat anak-anak terbiasa dengan ponsel pintar atau handphonenya, semakin banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk bermain handphone, maka semakin besar peluang dampak negatif dialaminya.
Dampak negatif dari penggunaan handphone ini dirasakan oleh masyarakat Kelurahan Sungai Empat, mereka merasa tingkat literasi membaca Al-Quran yang dimiliki oleh anak-anak semakin rendah. Ditandai banyaknya anak-anak yang sukar membaca Al-Quran. Dimana membaca Al-Quran adalah amal ibadah yang dilakukan oleh umat Islam.
“Ditengah pengabdian kepada masyarakat dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mahasiswa dari Universitas Riau, yang berlokasi di Kelurahan Sungai Empat, Kabupaten Indragiri Hilir, telah berhasil melaksanakan sosialisasi terhadap kemampuan literasi Al-Qur`an pada anak anak sekolah dasar,” kata Muhammad Alfatah Putra Wiguna.
Ketua Kelompok KKN Universitas Riau yang terdiri dari 8 anggota, mengatakan pihaknya telah berkerja keras dalam menghadirkan sosialisasi terhadap kemampuan literasi Al-Qur`an di Kelurahan Sungai Empat. Tentunya dengan mewujud lokakarya ini dengan kelompok.
Katanya, pada tanggal 21 Agustus 2024, mahasiswa KKN Universitas Riau yang bekerjasama dengan pihak kelurahan berhasil memujudkan sosialisasi dengan menawarkan berbagai solusi yang diharapkan dapat mampu meningkatkan kemampuan literasi Al-Quran.
“Solusi yang ditawarkan antara lain ; memberikan sebuah penghargaan untuk anak-anak yang sudah khatam Al-Quran dengan harapan dapat membangkitkan semangat anak-anak lainnya untuk khatam Al-Quran dan memperlajari Al-Quran,” kata Alfatah Putra Wiguna.
Solusi serta program yang ditawarkan oleh mahasiswa KKN Universitas Riau terhadap kemampuan literasi Al-Quran ini mendapat respon yang baik dari pihaknya Kelurahan Sungai Empat serta masyarakat didaerah setempat. Semoga program ditawarkan ini dapat terlaksana dengan baik dan bahkan meningkatkan kemampuan tiap anak-anak Kelurahan Sungai Empat.
Untuk diketahui. Bahwa kelompok KKN Universitas Riau yang terdiri dari 8 anggota, diketuai Muhammad Alfatah Putra Wiguna. Dengan beranggotakan kelompok yaitu Ari Ardiyansyah, Egia Febriani, Ira Yustika, Ira Mawaddah, Nisywatul Inayah, Azahrah Aprila Alataf, Almustika Wati. Hal itu juga bersama bimbingan Ibu Prof. Dr. Neni Hermita, M.Pd dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. (*)












Komentar