Ketua FKPPI Suhendri: Kader Harus Netral dan Ikut Sukseskan Pilkada Bengkalis

BENGKALIS, MORALRIAU.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Bengkalis yang akan dilaksanakan Desember 2020 mendatang, peran aparatur sipil negara (ASN), kelompok dan masyarakat sangat penting. Salah satunya tetap menjaga kestabilan netralitas dan soliditas yang harus di utamakan, seperti Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (KB FKPPI PC 0403) di Kabupaten Bengkalis.

Ketua KB FKPPI Kabupaten Bengkalis Suhendry Senoaji, SE, bahwa pada intinya Keluarga Besar (KB) FKPPI PC 0403 Bengkalis mengambil sikap netral dalam Pilkada Kabupaten Bengkalis, dan meminta harus menjaga momentum demokrasi itu. Yakni, dengan menjunjung tinggi persatuan dan gotong royong sekaligus bahu membahu,” ungkapnya Ketua KB FKPPI PC 0403 Kabupaten Bengkalis Suhendry Senoaji, SE kepada wartawan, Sabtu (26/9/2020) di Bengkalis.

Selain itu, Hendry juga meminta para kader tidak terbawa arus perbedaan menjelang momentum pilkada serentak pada Desember mendatang. Sehingga, penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkalis dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Kita juga akan menyongsong pilkada serentak. Mari kader KB FKPPI PC 0403 Bengkalis harus turut mensukseskan pesta politik ini. Sekaligus kuat dalam menjaga segala perbedaan dalam momentum demokrasi,” kata Hendry.

Diutarakan Suhendry Senoaji, SE, bahwa FKPPI bukan partai politik dan bukan dibawah partai politik manapun, dan apabila baik anggota maupun pengurus ikut merapat atau berjuang untuk pasangan calon (paslon) Bupati kabupaten Bengkalis sifatnya pribadi atau personal.

“Disini saya menegaskan, sebagai ketua KB FKPPI kabupaten bengkalis baik siapapun juga baik pengurus maupun anggota apabila merapat ke paslon dilarang menggunakan atribut FKPPI,” ujarnya.

“Di dalam tubuh FKPPI Bengkalis keanggotaannya berwarna warni baik dari anggota berbagai parpol maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, dengan iklim demokrasi tetap kami utamakan di dalam tubuh FKPPI,” tegasnya.

Kader-kader dipersilahkan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya masing-masing.

Namun, saya ingatkan sekali lagi agar kader-kader yang terlibat pada tim sukses atau mendukung calon tertentu, supaya tidak menggunakan perangkat atau atribut organisasi. Setelah usai pesta demokrasi, kawan-kawan semua tetap merapat ke rumah besar FKPPI sesuai dengan semboyan kita “Bersatu berdaulat”.

Selain terkait netralitas dan solidaritas, selama penyelenggaraan pilkada, Hendry juga menginstruksikan kewajiban menerapkan protokol kesehatan seperti, memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Di masa pandemi ini bukan hanya tanggung jawab negara, tapi tanggung jawab kita semua.

“Mari kita bersama terus melawan dan mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) dan saling mengingatkan serta berbuat yang positif untuk masyarakat di Kabupaten Bengkalis,” tandasnya. (Mulya)