PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, Masriadi Hasan menyampaikan apresiasi atas semangat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masa kepemimpinan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution dalam mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau untuk berzakat.
Masriadi Hasan menjelaskan, setiap tahun angka pengumpulan zakat infaq dan sedekah (ZIS) Pemprov Riau terus meningkat. Ia menerangkan, pada tahun 2016 sebesar Rp 1.546.895.284, tahun 2017 sebesar Rp 2.364.362.555.
Selanjutnya pada tahun 2018 sebesar Rp 4.754.749.009, tahun 2019 sebanyak Rp 9.132.129.518, tahun 2020 sebanyak Rp 15.764.439.132, dan tahun 2021 sebanyak 11.246.504.
“Tahun 2021 mengalami penurunan karena adanya perubahan mekanisme kemarin. Tentu kita harapkan tahun ini dapat terus ditingkatkan,” ucapnya dalam rapat bersama Pemprov Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (14/2/2022).
Ketua Baznas Riau mengaku bangga atas capaian-capain dari OPD Pemprov Riau. Ia menjelaskan, angka pengumpulan zakat paling banyak tahun 2021 lalu dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau sebesar Rp 2.530.113.500. Kemudian disusul oleh DLHK Provinsi Riau, Sekretariat Daerah Riau dan OPD lainnya.
“Alhamdulillah masih dijuarai Dinas Pendidikan. Di Dinas Pendidikan ini banyak sekali program kita yang kita buat, membantu beasiswa, membantu anak kurang mampu,” ungkapnya.
Ia mengaku secara umum pengumpulan ZIS di lingkungan Pemprov Riau cukup membanggakan dan perlu ditingkatkan lagi kedepannya. Maka kegiatan inilah menjadi lahan amal bagi pemimpin menganjurkan dan mengajak pegawainya untuk menunaikan zakat.
Masriadi Hasan menambahkan, mungkin pemberi zakat tidak sampai ke tempat orang miskin, mungkin tidak tahu apa kebutuhannya, maka biarkan tim Baznas Riau yang turun langsung memeriksa kondisi masyarakat yang ada di lapangan.
Ia mengharapkan para ASN menjalankan dan menunaikan zakatnya ke Baznas, sehingga nantinya akan disalurkan ke program-program yang sifatnya strategis yang telah dipersiapkan Baznas untuk membantu masyarakat miskin yang kurang mampu.
“Kita harapkan kedepannya dapat ditingkatkan lagi, karena potensi kita cukup besar,” tutupnya. (*)












Komentar