Kepala BNPB Lakukan Peninjauan Posko PPKM Kelurahan di Pekanbaru

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Dalam kunjungan kerja di wilayah Provinsi Riau, Ketua Satgas Nasional yang juga Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau Posko PPKM yang berada di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau.

Ketua Satgas Nasional yang didampingi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan unsur forkopimda mendapatkan penjelasan dari pengurus posko setempat.

Ganip tak henti-hentinya menyampaikan pesan kepada pengurus Posko PPKM, terus mengedukasi masyarakat untuk taat dan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Terus lakukan mengedukasi masyarakat untuk taat dan disiplin protokol kesehatan (prokes),” pesan Ganip kepada pengurus Posko PPKM, Sabtu (7/8/2021).

Sebelum mengakhiri kunjungan, Kepala BNPB menyerahkan bantuan berupa masker sebanyak 2.000 lembar dan sabun 144 boks. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk kelompok rentan di wilayah kerja Posko PPKM Kelurahan Sidomulyo Timur.

Sedangkan seorang warga dari kelurahan lain, Gamal menceritakan tim pengurus Posko PPKM di wilayahnya aktif untuk berpatroli.

“Tim gabungan dari perwakilan dinas, seperti dinas kesehatan, BPBD, tentara, polisi dan aparat kelurahan melakukan patroli setiap hari pukul 21.00 malam,” ujar Gamal dari Desa Srimeranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Ia juga menceritakan Posko PPKM di wilayahnya selalu memonitor warga yang melakukan isolasi mandiri dan menyiagakan satu unit mobil ambulans. Pengurus posko selalu mengingatkan warganya untuk menerapkan prokes sehingga langkah ini diharapkan dapat mengendalikan dan memutus penyebaran COVID-19.

Sementara itu, data Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Riau per 6 Agustus 2021 mencatat rekapitulasi kasus konfirmasi positif berjumlah 105.125 kasus di seluruh kabupaten dan kota, dengan angka tertinggi di Kota Pekanbaru, 43.734 kasus atau 41,6 persen dari total jumlah kasus di provinsi.

Dari seluruh wilayah administrasi kabupaten dan kota, hanya Kabupaten Kepulauan Meranti berada di zona risiko sedang. Wilayah administrasi lainnya berada di zona risiko tinggi. (Mcr)

Komentar

News Feed