PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau Brigjen Pol Kenedy menyampaikan bahwa dalam rangka peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2021, menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan narkotika.
“Jadi Hari Anti Narkotika Internasional sebetulnya tanggal 26 Juni setiap tahunnya cuman karena hari Sabtu kita laksanakan serentak seluruh Indonesia 28 Juni 2021,” katanya saat diwawancarai usai ikuti HANI 2021 secara virtual, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (28/6/2021).
Ia mengatakan tema yang diambil dari HANI 2021 ini War On Drugs yaitu melawan narkoba menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) dengan harapan bersama melawan gelap peredaran narkoba di seluruh Indonesia.
Sebagai upaya melawan gelap peredaran narkoba BNN telah melakukan tiga pendekatan diantara, pertama soft power approach, yaitu melakukan pendekatan terhadap masyarakat supaya masyarakat bisa membentengi diri.
“Juga agar mempunyai ketahanan dalam menolak masuk narkoba di daerah nya dan juga melakukan orang yang terpapar melakukan rehabilitasi supaya dia tidak menggunakan narkoba lagi dan dia sadar banyak di Riau melakukan rehabilitasi baik secara medis maupun secara sosial,” ucapnya.
Kedua, hard power approach yaitu melakukan pendekatan secara penegakan hukum. Dimana melakukan serta bersinergi dengan kepolisian, TNI untuk menegakkan hukum memberantas para pengedar dan para pemasok narkoba ke Riau.
“Dimana Riau juga secara geografis sangat dekat dengan semenanjung Malaka jadi banyak narkoba terutama jenis sabu yang masuk ke Indonesia melalui provinsi Riau ini,” tambahnya.
Pendekatan ketiga yaitu smart power approach dengan melakukan pendekatan secara kekinian dengan menggunakan sosial media. Dengan menggelorakan kepada anak-anak milineal agar tidak terpengaruh oleh narkoba. (Mcr)







Komentar