PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Kementerian Pertahanan RI selama dua hari ke depan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi Kegiatan Bela Negara Lingkup Pemukiman yang dilaksanaka di Hotel Furaya Pekanbaru.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Provinsi Riau dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, advokat, LSM, mahasiswa, dan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai hari ini hingga besok.
Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Tandyo Budi Revita, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk menanamkan nilai-nilai bela negara. Nilai tersebut antara lain cinta tanah air, sadar bernegara, ideologi Pancasila, rela berkorban da berkeinginan membela NKRI,” ujarnya pada Rabu (30/1/2019).
Dengan adanya penerapan nilai bela negara tersebut, Kemenhan menginginkan agar masyarakat Riau bisa memahami dan mengetahui ancaman terhadap kedaulatan negara yang muncul. Khususnya ancaman yang ada di lingkungannya, seperti terorisme, narkoba, bencana alam, wabah penyakit, dan gaya hidup.
“Untuk terorisme ini, saat ini tidak hanya lewat jalur konvensional. Siapapun bisa terlibat dengan aksi terorisme. Khususnya di era tanpa batas dengan menggunakan jaringan internet,” kata Tandyo lagi.
Selain itu beberapa hal yang juga menjadi penekanan dalam bela negara seperti peredaran narkoba yang saat ini cukup masif, ancaman karhutla, wabah penyakit, degradasi terhadap kebudayaan daerah, dan lainnya.
“Dengan sosialisasi yang kita lakukan, kita berharap mereka bisa menjadi agen perubahan bagi diri mereka sendiri, keluarga, lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja, dan lainnya,” tambah Tandyo.
“Tentunya kita ingin masyarakat melakukan bela negara yang aplikatif. Karena saat ini tidak banyak ancaman militer yang terjadi. Banyaknya ancaman non militer yang tujuannya tetap menggerus kedaulatan,” imbuh Tandyo. Ia juga menyinggung soal Pemilu 2019 dan meminta agar masyarakat menggunakan hak pilihnya. (mrc)
