PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Antrean kendaraan bahkan terlihat mengular hingga ke badan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.
Pantauan di lapangan menunjukkan hampir seluruh SPBU di Kota Pekanbaru dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengantre untuk mendapatkan Pertalite. Kondisi ini berbeda dari biasanya, di mana antrean panjang umumnya didominasi oleh kendaraan berbahan bakar solar.
Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu cukup lama untuk bisa mengisi BBM. Tak sedikit dari mereka yang memilih tetap mengantre meski kondisi lalu lintas menjadi tersendat.
“Biasanya yang antre panjang itu solar, sekarang justru Pertalite. Ini yang bikin heran,” ujar salah seorang warga Pekanbaru Adi kepada Moralriau.com, Sabtu (2/5/2026).
Adi juga mempertanyakan kelangkaan tersebut, mengingat Riau dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak. Ia menilai kondisi ini ironis karena terjadi di daerah yang memiliki sumber daya migas.
“Riau ini penghasil minyak, tapi malah langka di daerah sendiri. Kami jadi kesulitan untuk aktivitas sehari-hari,” keluhnya saat antre BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Jalan Soekurno Hatta.
Akibat antrean yang meluas hingga ke jalan raya, arus lalu lintas di sekitar SPBU menjadi terganggu. Pengendara lain yang tidak ikut mengantre juga terpaksa melambat karena sebagian badan jalan dipenuhi kendaraan yang mengular.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan Pertalite tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah ini agar aktivitas warga tidak terus terganggu. (wir)
