SIAK, MORALRIAU.COM – Dengan menunggu hasil musyawarah, Kampung Tualang Timur akan memutuskan apakah bantuan dari Gubernur Riau sebesar Rp 200 juta akan diterima atau tidak, karena waktu yang mendesak dan juga banyak peraturan dan perubahan persyaratan yang harus dipenuhi, barulah dana bantuan tersebut dapat di cairkan.
Menyikapi hal itu, Penghulu Tualang Timur Bahari Johari, menyatakan bukan tidak menerima bantuan dari Gubernur Riau tetapi ia khawatir bantuan turun, sementara waktu pengerjaanya tidak sempat.
Oleh sebab itu, ia berharap hasil musyawarah Kampung nantinya dapat memberikan solusi yang terbaik bagi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kampung Tualang Timur kedepannya.
“Kita harapkan hasil musyawarah Kampung bisa memutuskan diterima atau tidak bantuan dari Gubernur Riau sebesar Rp 200 juta,“ Ujar Penghulu Kampung Tualang Timur Bahari Johari kepada Moralriau.com Kamis (7/11).
Ia menjelaskan kembali, banyak pertimbangan terutama soal waktu untuk mempersiapkan syarat untuk pencairan dana tersebut, sementara sudah memasuki bulan Nopember 2019. Ia yakin dengan bantuan itu, tentunya banyak yang bisa dilakukan, namun, harus hati-hati dalam menggunakan keuangan negara juga harus dipertimbangkan, karena bila salah dalam menerapkan tentunya ia sebagai komisaris yang akan menjadi penanggungjawab penggunaan anggaran tersebut.
Pengembangan Bumdes tetap dilakukan, ia akan berusaha sekuat mungkin agar Bumdes dapat lebih berkembang dan lebih maju lagi.
Untuk kedepanya, jauh hari akan dipersiapkan semua kebutuhan persyaratan yang diperlukan, bila ada bantuan seperti ini dapat secepatnya diselesaikan persyaratan administrasinya, sehingga pencairan dana cepat turun dan pengerjaan dapat sesuai wakltu yang ditentukan. (MR.02/P.RAS).
