PANGKALAN BARU, MORALRIAU.COM – Pemberhentian Tiga Kepala Dusun (Kadus) dan 1 RW berdasarkan laporan dari masyarakat, kinerja yang mereka lakukan baru baru ini , yang membuat heboh masyarakat.
Pemberhentian Kadus yang dilakukan Tusri Erwin yang baru 2 bulan menjabat sebagai Kades memang mengundang kontroversial, namun ia tetap harus melakukan hal tersebut untuk merubah image negatif pemerintahan desa Pangkalan Baru kedepannya.
“Saya melakukan hal tersebut atas adanya laporan dari masyarakat,“ Ujar Kades Pangkalan Baru Yusri Erwin kepada MR diruang kerjanya, Jumat (6/3).
Kendati demikian, ia akan mengaktipkan kembali Kadus dan juga RW yang di berhentikannya tersebut, bila mereka memang mau merubah tingkah lakunya menjadi lebih baik. Pelayanan kepada warga harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai ada masalah yang timbul terkait layanan yang diberikan.
Adapun ketiga Kadus dan 1 RW yang diberhentikan tersebut, menurutnya dapat menjadi contoh yang baik, bila mau merubah karakter seorang pemimpin bagi warganya, agar jangan ada lagi prasangka masyarakat yang tidak baik terhadap pemerintahan desa Pangkalan Baru.
Ia yakin, melakukan apapun yang terbaik untuk masyarakat yang telah memilihnya untuk menjadi pemimpin di desa Pangkalan Baru.
Menurutnya, ia sudah konsultasi dengan Camat, agar jangan ada salah dalam mengambil tindakan yang dilakukannya. Ia memang melakukan itu karena mendesak, walaupun ada kesalahan kadus dan perangkat desa yang lainnya harus diberikan surat peringatan 1, 2 dan ketiganya diberhentikan.
Hal itu berbeda bagi yang mendapatkan surat peringatan dari kepala desa, dengan kasus yang terjadi saat ini. ( Ham).
