Ilustrasi
KUBANG RAYA, MORALRIAU.COM – Hari Raya Idul Adha 1446 H / 2025 M, Masjid Baiturrahman berlokasi di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 13 ekor.
Adapun hewan kurban yang akan disembelih terdiri dari 6 ekor kerbau dan 7 ekor sapi, semua ini hasil partisipasi jamaah dan masyarakat. Adapun proses penyembelihan akan dilaksanakan di hari raya kedua atau Sabtu, 7 Juni 2025 dengan lokasi di belakang Masjid Baiturrahman.
Ketua Panitia Kurban, Ustadz Zaid Candra, S.Sos menyampaikan proses penyembelihan akan dilaksanakan besok sabtu, 7 Juni 2025 di belakang Masjid Baiturrahman, tentu dengan memperhatikan syariat Islam serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Disampaikan, untuk kupon daging kurban telah didistribusikan kepada masyarakat sebanyak 1039 kupon melalui panitia dan dibantu oleh RT.
“Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan jumlah hewan kurban dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat kita masih sangat tinggi,” ujar Ustadz Candra, Jumat (6/6/2025).
Idul Adha merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan antar warga. Semangat berkurban di Masjid Baiturrahman menjadi salah satu bentuk nyata dari nilai itu.
“Semoga ibadah kurban tahun ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dan mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Desa Kubang Jaya,” kata Ustadz Candra.
Candra juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah kepada Allah SWT.
“Kami panitia kurban mengucapkan terima kasih sebesar -.besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan kepada kita semua,” ucapnya.
Ustadz Candra juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam berkurban di tahun-tahun berikutnya. “Dengan berkurban, kita tidak hanya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan sesama kita yang membutuhkan,” jelasnya. (wir)
