MORALRIAU.COM – Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, jika warga sudah tidak peduli terhadap virus Korona ini, maka petugas medis akan kewalahan dalam menangani pasien yang terus-terusan bertambah.
“Kalau kita hanya bersandar kepada medis. Maka pasti kita kewalahan,” ujar Doni dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Jakarta, Rabu (17/6).
Doni juga mengajak masyarakat untuk tidak membenani tenaga medis. Begitupun masyarakat juga harus melindungi tenaga medis supaya tidak tertular virus Korona. Caranya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Kita ingin rumah sakit jadi benteng terakhir. Untuk itu kita harus melindungi tenaga medis, selamatkan dokter yang berjuang, yang telah korbankan waktu tenaga bahkan raganya,” tuturnya, seperti dimuat Jawapos.
Doni juga mengatakan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena faktanya angka ketidakpedulian masyarakat terhadap virus Korona masih tinggi.
Menjadi kewajiban kita dan menjadi tanggung jawab bersama untuk setiap saat mengingatkan masyarakat bahwa ancaman Covid-19 belum berakhir,” katanya.
Menurut Doni, jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Maka akan terjadi penularan virus Korona gelombang berikutnya. Untuk itu penerapan prokol kesehatan adalah cara terbaik mencegah penularan.
“Jadi orang mudah terpapar Covid-19 kalau tidak jalankan protokol kesehatan, misalnya tidak memakai masker, tidak mau jaga jarak,” ungkapnya.
Adapun per hari ini, Selasa (16/6) jumlah total orang yang positif sebanyak 40.400. Kemudian sembuh 15.703 orang dan meninggal dunia 2.231orang. Virus Korona ini sudah menyebar ke 34 provinsi dengan 431 kabupaten dan kota. (*)

















Komentar