PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri workshop pemberdayaan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) pondok pesantren di perkebunan sawit melalui kegiatan pembibitan guna mendukung program peremajaan sawit rakyat dan santripreneur, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Rabu (24/02/2021).
Dalam sambutannya, Gubri mengucapkan terima kasih karena workshop ini merupakan agenda kelanjutan dari launching santripreneur yang diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu.
Gubernur Syamsuar menyampaikan, adapun kebijakan ini adalah adanya arahan dari Wapres RI di saat launching santripreneur yang berkeinginan agar pondok pesantren (Ponpes) tidak hanya mencetak ulama tapi juga mencetak wirausaha.
“Karena sejalan dengan Riau. Bahwa Provinsi Riau termasuk provinsi yang cukup luas sawitnya,” ungkapnya.
Syamsuar menuturkan hal yang membanggakan saat diberikan persentase bersama Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur Sumatera Utara bahwa diantara tiga provinsi tersebut, Provinsi Riau yang memiliki ponpes yang terbanyak.
“Karena jika dibandingkan penduduk Sumatera Selatan dengan Riau jauh jumlahnya, apalagi dengan Sumatera Utara. Namun kita memiliki 380 pondok pesantren sekarang, karena selaku orang Riau saya juga bangga,” ujarnya.
Menurutnya, ekonomi juga terpengaruh dari sawit. Untuk itu ia berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah, keinginan untuk mencetak para santri dengan santripreneur seperti yang diharapkan Wapres RI dapat terwujud di Provinsi Riau.
“Mudah-mudahan yang menjadi keinginan bapak Wakil Presiden dapat terwujud di Provinsi Riau ini,” harapnya.
Turut hadir dalam workshop tersebut Staf Kepresidenan Moeldoko secara virtual, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Muhammad Imam Aziz, Ketua Umum DPP Apkasindo Riau Gulat ME Manurung dan beberapa staf lainnya serta para santri dan undangan lainnya. (Mcr)
