PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Untuk mempererat tali silaturahim antar sesama di bulan ramadan yang penuh berkah ini, Gubernur Riau Syamsuar menggelar buka puasa bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau di Balai Serindit, Gedung Daerah, jalan Diponegoro Pekanbaru, Ahad (26/5/2019).
Turut hadir Kapolda Riau, Irjen Pol Drs Widodo Eko Prihastopo, Danrem 031 Wiraboma Brigjen TNI Mohammad Fajar, Ketua DPRD Riau Septina, Ketua Dewan Kehormatan LAM Riau Al Azhar serta sejumlah kepala daerah, pimpinan media massa di Riau serta pimpinan pondok pesantren dan pimpinan universitas yang ada di Pekanbaru.
Kapolda Riau, Irjen Pol Drs Widodo Eko Prihastopo mewakili Forkopimda Riau mengatakan pasca aksi 21-22 Mei di Jakarta yang menolak hasil penetapan hasil pemilihan umum (Pemilu), Provinsi Riau aman terkendali memang ada riak yang terjadi.
“Kita telah melaksanakan agenda nasional pemilu dan pileg 2019 secara nasional aman dan lancar memang ada riak dan dinamika yang terjadi,” ujar Kapolda Riau.
Kapolda Riau menegaskan, informasi intelijen memang ada sekelompok orang yang ingin membawa situasi dan kondisi aksi 21- 22 Mei di Jakarta masuk ke Riau.
“Saya pesan kepada mahasiswa jangan sampai terpengaruh sama kepentingan politik kelompok yang bisa membawa pecah belah bangsa” ujarnya.
Kapolda menyatakan, memang pengamanan pasca pemilu merupakan tugas kepolisian. Namun semua itu perlu dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan mahasiswa.
“Tanpa dukungan semua pihak dan masyarakat kami bukan apa-apa. Alhamdulillah saat ini kondisi keamanan sudah mulai membaik, mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga,” harapnya.
Sementara itu Gubernur Riau, Syamsuar menyampaikan bahwa saat ini kondisi Riau dalam kondisi aman dan kondusif. Untuk itu diharapkan masyarakat Riau tidak perpancing dengan isu-isu yang terjadi di ibu kota Jakarta yang bisa memecah belah persatuan bangsa.
“Suasana aman dan damai ini sangat kita butuhkan bagi daerah kita ini untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Kami yakin dengan kondisi Riau yang kental dengan budaya dan adat Melayu ini akan tercipta suasana aman dan damai,” ungkapnya. (*)







Komentar