Gandeng Dewan Pers, Pemko Pekanbaru Perkuat Hubungan dengan Media Massa

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar.

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan layanan penyebarluasan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) tentang pelaksanaan kerja sama pemerintah dengan media massa, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Forum Penguatan Kemitraan Pemerintah Kota Pekanbaru dan Media” tersebut menjadi wadah untuk memperkuat profesionalisme pers sekaligus membangun kepercayaan publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Diskominfo Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra, SSTP., M.Si., Sekretaris Diskominfo Pekanbaru Tengku Asnof, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etik Pers Dewan Pers Muhammad Bayan Jazuli, serta pimpinan media dan wartawan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan hubungan yang baik antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan insan pers.

“Dengan komunikasi yang baik, akan melahirkan dan menyajikan berita yang aktual dibutuhkan masyarakat,” kata Markarius.

Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru membutuhkan peran pers sebagai bagian dari public relations atau hubungan masyarakat, baik dalam menyampaikan penyuluhan, informasi maupun peringatan kepada masyarakat.

“Saya berharap pers jangan hanya menyampaikan informasi dari sisi negatifnya saja, tetapi dari sisi positifnya juga,” pesannya.

Ia menyebutkan, hal tersebut menjadi salah satu hal yang perlu didiskusikan bersama. Sebab, bisa saja informasi atau harapan pemerintah tidak tersampaikan dengan baik karena belum terjalinnya komunikasi yang optimal antara pemerintah dan media.

“Kami Pemerintah Kota Pekanbaru membuka diri selebar-lebarnya. Buktinya, hari ini kita membuka acara FGD bagaimana kita melakukan komunikasi dua arah untuk memperkuat kerja sama,” ungkapnya.

Secara khusus, Markarius menjelaskan alasan Pemko Pekanbaru menghadirkan Dewan Pers dalam kegiatan ini. Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, baik melalui media cetak, elektronik maupun media online.

Di satu sisi, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi perusahaan pers untuk tumbuh dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menjadi tantangan bagi perusahaan pers untuk tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pemberitaan.

“Hari ini banyak saya lihat kawan-kawan di media cetak mengalami kesulitan. Oplahnya semakin turun, kadang cetak kadang tidak. Ini memang kondisi yang kita hadapi bersama,” kata Markarius.

Karena itu, Markarius berharap kehadiran Dewan Pers dapat memberikan jawaban sekaligus pemahaman kepada pemerintah dan insan pers terkait profesionalisme media serta penerapan kode etik jurnalistik.

Ia menambahkan, besok juga akan digelar pertemuan khusus antara Dewan Pers dengan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Harapannya, kepala-kepala OPD ini juga harus memahami kode etik jurnalistik, dan memahami berita seperti apa yang boleh dilaporkan,” pungkasnya. (wir)

Komentar