Ketua FKPMR, Dr. H. Chaidir, MM.
PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), menyatakan mendukung penuh terhadap langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam melakukan penertiban terhadap konservasi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau.
Ketua FKPMR, Dr. H. Chaidir, MM mengatakan mendukung penertiban tersebut. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan itu sudah jelas menyatakan terhadap penertiban perambahan kawasan hutan, termasuk TNTN di Pelalawan.
“Kami dari FKPMR sangat mendukung penuh langkah Satgas PKH dalam menertibkan kawasan TNTN. Ini perambahan kawasan hutan yang sudah cukup parah, tidak hanya di TNTN, tetapi di daerah lain juga begitu,” kata Ketua FKPMR, Dr. H. Chaidir, MM kepada wartawan di Gedung DPRD Riau, Selasa (1/7/2025).
Menurut Chaidir, penyerobotan kawasan hutan di Riau sudah lama terjadi, kesanya ada pembiaran, “Saya rasa, kawasan hutan lindung ini harus segera ditertibkan. Masalah ini sudah terlalu lama dibiarkan oleh pemerintah pusat,” ujar mantan Ketua DPRD Riau itu.
“Isunya kan macam-macam, ada bintang-bintang (Jenderal, red) di belakang ini semua. Sehingga menyulitkan untuk penertibanya,” katanya lagi.
Dikatakan, dengan adanya Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, dirinya berharap lebih banyak lagi para oknum yang telah mengusai lahan di TNTN itu untuk menyerahkan lahanya kepada pemerintah.
“Nyatanya sudah ada beberapa dari mereka sudah mengembalikan lahanya kepada pemerintah,” ungkapnya.
Menurutnya, kawasan TNTN yang merupakan salah satu paru-paru dunia dan habitat gajah Sumatra harus dijaga dari segala bentuk eksploitasi yang merusak ekosistem.
Taman Nasional Tesso Nilo yang terletak di Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Sumatera yang saat ini menghadapi ancaman serius akibat perambahan dan konflik kepentingan lahan.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, organisasi masyarakat seperti FKPMR, dan masyarakat, diharapkan upaya penyelamatan TNTN dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. (wir)











Komentar