PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Anggota Komisi I DPRD Riau Mardianto Manan mengatakan, DPRD ingin semuanya bersinergi pada Pemilu tahun 2024 agar bisa terselenggara dengan baik.
“Siapa yang menghambat pemilu sama dengan subversif,” kata Mardianto usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU, Diskominfo dan Kesbangpol Riau di ruang Komisi I DPRD Riau, Senin (13/2/2023).
Intinya kata dia, semua dari instansi terkait Diskominfo, Kesbangpol dan pemerintah bersinergi. Dalam hal ini mereka bisa menggunakan jaringanya ketingkat bawah.
“Dengan bersinergi yang bagus bisa menghasilkan pemilu lebih handal lagi,” sebutnya.
Mardianto sempat menyoroti soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) terkait jumlah penduduk tahun lalu yang berubah. Sekarang untuk mensinkronkan data pakai de jure saja.
Sebut dia, KPU melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) pada anggal 11 Februari – 14 Maret. Artinya kan ada lebih kurang satu bulan dua hari. “KPU bilang dia pasif saja, kalau pasif kita yang bergerak kesana,” kata Mardianto.
Ia menyarankan, KPU bermitra juga dengan yang lain, gunakan gerakan tupoksi kegiatan yang diundang dinas terkait.
Kalau perlu ujarnya, adakan aksi bersama dengan narasi sukseskan pemilu tahun 2024. Ia meminta KPU ada tindak lanjutnya jangan diam saja.
“Masukan sudah banyak, tapi perlu wadah dan ruang dibungkus secara bersama. Walau dalam koordinasi dalam bentuk grup WhatsApp (WA), semua instansi mesti dilibatkan,” pesan Mardianto.
“Saya minta Ketua KPU Riau untuk membuat kalender pemilu dengan rinci membuat katerangan diujungnya, misalnya coklit DPT,” tambah Mandianto Manan. (Wir)

















Komentar