DPC GWI Kabupaten Meranti Resmi Dibentuk

MERANTI, MORALRIAU.COM – Selayaknya sebuah negara besar yang di dalamnya terdapat kemajemukan masyarakat, suku, bangsa, ras, agama dan bahasa.

Maka dari itu perlu didukung oleh suatu tatanan kehidupan yang baik, kondusif, efisien dan teratur. Sehingga di dalam kehidupan yang sekarang serba modern dan canggih ini, kita perlu membina silaturahmi dan keakraban diantara pribadi yang satu maupun pribadi yang lain.

Berdasarkan mandat dari dewan pimpinan daerah nomor : B.010/SM/DPD-GWI/Riau/VIII/2019, maka Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi dibentuk, Jum’at 06 September 2019 sekira pukul 15.30 wib, di gedung lantai dua Warkop Nongkrong Jalan Imam Bonjol Selatpanjang.

Rapat pembentukan DPC GWI dikomandoi oleh M. Khoser wartawan reportase. Dari hasil rapat tersebut diputuskan sebagai ketua yaitu Zam Ashari (wartawan Radar Nusantara), Sekretaris Mihrab.P (Kabiro. Moral Riau.Com), Wakil Sekretaris Teguh, SH, Bendahara Burhan (wartawan Sinar pagi), wakil Ketua M.Khoser ( wartawan reportase), selanjutnya para anggota yang menjabat sebagai devisi.

Dalam kesempatan itu Zam Ashari (Ketua- red), mengatakan beliau sangat berterima kasih, atas terselenggaranya rapat pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Meranti ini, beliau berjanji akan menjadikan organisasi wartawan ini maju kedepannya tentunya dari segi jurnalistik.

“Sehingga para wartawan yang tergabung dalam GWI ini menjadi Tim yang solid guna besinergi dengan pemerintah dan daerah,” tukasnya.

M.Khoser menambahkan guna memajukan organisasi GWI ini diharapkan kekompakan dari para pengurus yang sudah terpilih, dan saling bahu membahu dalam menyelesaikan persoalan yang di alami baik internal mau pun ekstrnal nantinya.

“Akhirnya dengan mengucapkan alhamdulillah maka organisasi Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kab. Meranti Secara resmi dibentuk,” pungkasnya.

Harapan semoga organisasi GWI bukan hanya sebagai wadah dan ajang mejeng bagi para wartawan tetapi juga bisa menjadi kontroler baik dari segi ekonomi, sosial budaya, dan politik yang semakin signifikan seperti saat ini. (Mihrab.P)