Diskominfo Gelar Bimtek Percepatan Smart City Tahap III

Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra didampingi Narasumber saat membuka Bimtek Percepatan Smart City Tahap III di Hotel Evo, Rabu (12/9).

PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Dalam rangka mempercepat  terwujudnya Smart City di Lingkup Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tahap III di Hotel Evo Pekanbaru Jalan Sudirman,  Rabu, (11/9).

Bimtek ini merupakan lanjutan dari  serangkaian bimtek yang telah dilakukan pada tahap I dan II beberapa waktu lalu, yang pada tahun ini dilaksanakan sebanyak IV tahap.

Dilaksanakan selama dua hari (12-13 September 2018), bimtek ini diikuti seluruh jajaran OPD, komunitas IT, lembaga, dan organisasi yang dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra.

Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kota Pekanbaru, Deni Hidayat, ST mengatakan, Bimtek ini dilaksanakan seiring Kota Pekanbaru masuk dari salah satu 100 smart city (kota cerdas) di Indonesia yang dipilih Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Ada enam pilar yang melandasi Kota Pekanbaru lolos dari Assesment Gerakan Menuju 100 Smart City, antara lain Smart Govermance (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar), Smart People (Penduduk yang Pintar), Smart Economy (ekonomi yang pintar), Smart Environment (lingkungan yang pintar),  Smart Living (kehidupan yang pintar), dan Smart Mobility (mobilitas yang pintar).

“Dalam bimtek ini kita mengharapkan seluruh OPD dapat membahas rencana masterplan dan menyusun quickwin berupa inovasi sejumlah terobosan baru melalui ide dan gagasan yang sesuai dengan bidangnya,” ujar Deni.

Bimtek ini kata Deni juga menghadirkan narasumber dari tokoh akademisi, Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu komputer, Dana Indra, sebagai utusan yang diamanahkan oleh Kemenkominfo untuk memberi pemaparan kepada peserta di Kota Pekanbaru

Deni juga mengatakan bahwa bimtek ini bertujuan untuk memahami konsep dari master plan smart city dan mampu memberi ide dan usulan untuk pembangunan smart city serta untuk mengidentifikasi program unggulan dari setiap OPD sebagai quickwin percepatan smart city.

“Smart city merupakan kombinasi antara teknologi baru dan pola pikir, butuh kerjasama dari seluruh OPD untuk menjadikan Kota Pekanbaru sebagai salah satu smart city di Indonesia ,” ungkapnya.(*)