Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, MPd.
PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, MPd siap mendukung program Gubernur Riau Edy Natar Nasution membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengentasan Anak Tidak Sekolah (Pantas) di Riau.
Menurut Kadis Jamal, persoalan anak putus sekolah atau anak tidak sekolah harus menjadi perhatian bersama, dirinya tidak ingin anak warga Pekanbaru tidak ada yang tidak sekolah, apalagi putus sekolah.
Dengan ada tudingan banyak anak warga pekanbaru tidak sekolah atau putus sekolah. Mana orangnya, nama dan alamat (by name and by address).
“Isunya sampai 300 orang. Mana datanya biar kami turun menidaklanjuti,” kata Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal kepada moralriau.com di ruang kerjanya, Jumat (5/1/2024).
Sebut Jamal, bagi anak warga Pekanbaru yang tidak bersekolah di usia sekolah baik SD dan SMP, silakan datang ke disdik nanti dibantu untuk bisa sekolah.
“Anak imigran saja banyak kita sekolahkan, apalagi warga Kota Pekanbaru,” katanya.
Dikata kadis, Tim Satgas Lantas tidak cukup hanya mendata dan memvalidasi, namun harus difasilitasi sampai mengenyam bangku pendidikan.
Setiap masyarakat memang berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Namun, ada hal tidak mudah untuk diwujudkan.
“Kadang anak tersebut tak mau sekolah, pengaruh lingkungan, sosial dan internal keluarga, beberapa faktor penyebab anak putus sekolah dan tidak bersekolah,” ujarnya.
Ia berharap Satgas Pantas Riau untuk dapat medata semuanya agar akar permasalahan anak tidak sekolah bisa tahu. Prinsipnya PAUD, SD, SMP dan SMA sejalan tidak bisa dipisahkan.
“Tidak boleh anak tidak sekolah, kalau tidak mampu secara ekonomi kita bantu untuk mendapat pendidikan layak,” pesanya. (Wir)
