Desa Tanah Merah Berusaha Keras Jadikan Warganya Sejahtera

SIAK HULU, MORALRIAU.COM – Desa Tanah Merah kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar, saat ini sedang berusaha keras menuju desa yang makmur, memang saat ini desa Tanah Merah sudah mendapat predikat desa swasembada atau desa yang maju. Kendati demikain, menjadi desa Swasembada saja tidak cukup, kalau masyarakatnya masih banyak yang miskin.

“Kita berusaha menjadi  desa yang warganya sejahtera,“ Ujar Kepala Desa Tanah Merah H Syahrial Amri Nasution melalui Sekdes ENdri  Yunus SH kepada Moralriau.com diruang kerjanya, Kamis (24/10).

Ia menambahkan, menjadi desa swasembada saja memang sangat sulit mendapatkannya, apalagi menjadi desa yang makmur. Namun, dia yakin dengan kemauan keras semua pihak baik itu perangkat desa mulai dari kepala desa, perangkat desa lainnya seperti  Kadus, RW, RT, BPD, LPM, Karang Taruna dan yang lainnya serta kemauan masyarakat yang mendukung penuh, hal akan dapat terwujud.

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Tanah Merah saat ini membuka unit usaha photo copy, penjualan alat tulis kantor (ATK), simpan pinjam, penjualan gas elpizi  3 kg. Rancananya akan dibuka Bumdes Mart yang berbentuk swalayan, seperti  swalayan lainnya yang menjual semua kebutuhan masyarakat yang berbelanja di Bumdes Mart nantinya.

Pembukaan Bumdes Mart bukan hanya sekedar mimpi belaka, namun hal  itu sudah direncanakan sejak tahun 2018 dan sudah masuk dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) tahun 2019 ini.

Sedang unit usaha lainnya yang akan dibuka dalam tahun ini juga, Bumdes Tanah Merah dan juga membuka unit  usaha pusat jajanan serba ada (Pujasera), yang akan menjual semua macam produk hasil kerajinan kue ibu-ibu PKK dan juga ibu-ibu se desa Tanah Merah.

Penjualan kue  ibu-ibu dari usaha kecil  menengah (UKM) tersebut akan dapat menambah penghasilan mereka dan tentunya uang yang didapat menambah penghasilan suami, sehingga semua warga desa Tanah Merah menjadi sejahtera nantinya.

Ia juga menceritakan pembukaan Bumdes Mart juga sudah di desain lokasinya dengan menyewa 3 rumah toko (Ruko). Di ruko di lantai bawah akan dibuka usaha  swalayan Bumdes Mart, menjual hasil UKM pembuatan kue ibu-ibu dan 3 lantai di lantai 2  masing-masing digunakan 1  pintu untuk kantor, 1 pintu untuk unit usaha konveksi dan 1 unit untuk usaha pembuatan rumah Batik hasil karya warga desa Tanah Merah.

Sehingga nantinya desa Tanah Merah akan menjadi  desa penghasil Batik Provinsi Riau bahkan di Indonesia. karena belum ada kantor desa yang berhasil membuat konveksi Batik dari unit usaha desa. Dari penjelasan diatas, sangat wajar kedepannya desa Tanah Merah akan menjadi desa yang Makmur, maju, modern dan sejahtera warganya. (MR.02/P.RAS).

Komentar