oleh

Coffee Morning dengan Media, KPU Riau Sampaikan Tahapan Pemilu 2024

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menggelar coffee morning dengan wartawan di Kantor KPU Riau jalan Gadjah Mada, Pekanbaru, Rabu (7/9/2022). Coffee morning ini menyusung tema “Peran Serta Media Massa dalam Mendukung Tahapan Pemilu 2024”.

Coffee morning dihadiri Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir, SH, LLM, Anggota KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus, SH, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Nugroho Noto Susanto, S.IP, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Andul Rahman, SE, Divisi Teknis Penyelanggaraan Drs. Joni Suhaidi dan Sekretaris KPU Riau Drs. Rudinal. B, M.Si. Dari media dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan online.

Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir, SH, LLM, diawal pembukaan mengatakan KPU akan mengantarkan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 seperti pemilu pada tahun 2019 kemaren. Pemilu di tahun 2019 tingkat partisipasi pemilih sangat tinggi.

“Kami bertekad mensukseskan pemilu 2024 seperti pemilu 2019. Kami meyakini, tingkat pemilih pada tahun 2024 tidak akan turun dari angka 84 persen, malah bisa naik,” kata Ketua KPU Riau Ilham.

Saat ini sambung Ilham tengah berjalan tahapan pemilu yang awalnya sudah dimulai 14 Juni 2022 lalu.

Dikatakan, ada tiga kategori data pemilih yakni, DPT, DPTD, DPK. Dalan pemutakhiran data nanti harus benar-benar akurat. Sehingga semua masuk DPT dan dapat mengurangi DPK.

“Karena ini memang ada problem, terutama mengantisipasi keterbatasan surat suara,” ungkapnya.

Ada sejumlah hal disampaikan pihak KPU Riau, terutama soal pendaftaran Partai Politik (Parpol). Ada 40 partai yang mendaftar. Dari 40 partai tersebut dokumen pendaftaran diterima 24 partai. Dan dari jumlah itu ada 16 parpol dikembalikan.

Dari 16 parpol hanya 10 parpol mengajukan sengketa ke Bawaslu RI. Dan dari 10 parpol, lima sengketa yang tidak dapat diterima, karena tidak memenuhi unsur syarat formil dan dan materil.

Diwaktu yang sama Divisi Teknis Penyelanggaraan Drs. Joni Suhaidi mengatakan saat ini parpol masih dalam tahapan verifikasi partai. “Kita masih tahapan verifikasi partai,” kata Joni Suhaidi.

Dalam hal ini juga disinggung soal pengurusan parpol, seperti yang terbaru konflik kepengurusan DPP PPP, ini menunggu keputusan dari Menkumham.

Kemudian juga mengenai caleg mantan napi koruptor. “Soal caleg mantan napi koruptor, ini menunggu keputusan merujuk pada PKPU,” ujar Devisi Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus.

Dalam kesempatan itu, KPU Riau meminta peran media mensosialisasikan tahapan pemilu dan hingga mensukeskan pemilu 2024.

Peran media kata Ilham sangat besar untuk mensosialisasikan tahapan pemilu hingga selesai pelaksanaan pemilu.

“Terima kasih, semoga masyarakat terbantu informasi dan edukasi dari media,” ungkap Ilham. (wir)

Komentar

News Feed