PELALAWAN, MORALRIAU.COM – Bupati Kabupaten Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. turun langsung meninjau kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Lintas Timur, tepatnya di KM 83 Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Kamis (25/6/2026). Peninjauan dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang harus mengantre selama berjam-jam akibat pekerjaan perbaikan jalan di lokasi tersebut.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Irham Nisbar, S.ST., M.T., Kanit Gakkum Satlantas Polres Pelalawan Ipda Maryahadi Putra, S.H., Kanit Turjagwali Satlantas Polres Pelalawan Ipda Dedi Syafnur, serta pihak kontraktor pelaksana pekerjaan.
Berdasarkan laporan masyarakat, kemacetan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Bahkan, sejumlah pengguna jalan mengaku harus menunggu sekitar enam jam untuk dapat melintasi titik perbaikan.
Melihat kondisi tersebut, Bupati segera menggelar koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mencari solusi terbaik untuk mengurai kemacetan. Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap tertib dan tidak menerobos antrean karena dapat memperparah kepadatan lalu lintas.
Hasil koordinasi tersebut memutuskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan menghentikan sementara pekerjaan perbaikan jalan hingga Minggu mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban lalu lintas yang meningkat, terutama selama masa libur sekolah.
Selain penghentian sementara pekerjaan, pemerintah juga akan melakukan penataan bahu jalan dan menutup akses Jalan Simpang Samak guna mencegah kendaraan masuk dari jalur lain yang berpotensi menambah kepadatan di lokasi kemacetan.

Bupati Pelalawan H. Zukri menegaskan, pemerintah tidak ingin aktivitas masyarakat terganggu akibat kemacetan yang berkepanjangan. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan menghambat mobilitas kendaraan prioritas, seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan layanan darurat lainnya.
“Hasil peninjauan hari ini, untuk sementara pekerjaan kita hentikan sampai hari Minggu dan selanjutnya akan kita evaluasi kembali. Kami juga meminta agar bahu jalan ditata sehingga tidak ada lagi kendaraan yang menerobos antrean. Saat ini volume lalu lintas cukup tinggi karena masa libur sekolah, sehingga pekerjaan kita hentikan sementara. Namun, pekerjaan box culvert tetap dilanjutkan karena secara teknis tidak memungkinkan untuk dihentikan,” ujar Zukri.
Meski pekerjaan box culvert tetap berlangsung, Bupati berharap antrean kendaraan dapat segera terurai sehingga arus lalu lintas kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. (Adv)











Komentar