MERANTI, MORALRIAU.COM – Sesudah Sholat Subuh bersama pejabat eselon yang dilantik, Bupati Meranti H. Muhammad Adil SH langsung menyelenggarakan acara pengambilan sumpah jabatan, pengukuhan dan pelantikan pejabat struktural Eselon II, III & IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Bertema Pakaian Melayu lengkap dan Bertanjak.(03/09/2021).
Pada kesempatan ini Bupati Meranti H. Muhammad Adil SH memintak agar pelantikan kali ini bertema “Baju Melayu dan Bertanjak” mengigat Kabupaten Kepulauan Meranti ini adalah Tanah Jantan dan siapapun yang lahir di tanah ini adalah berdarah Melayu. Kemudian acara dimulai dengan membaca laporan nama-nama Eselon yang akan dilantik beserta jabatan baru sebanyak 240 orang.
Kemudian Bupati Meranti H Muhammad Adil SH membacakan naskah pelantikan untuk para Eselon dan melakukan sumpah jabatan, kemudian dalam sambutannya beliau mengatakakan atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan selamat pejabat yang baru saja dilantik pada pagi hari ini.
“Semoga saudara bersungguh – sungguh dalam mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti dilakukannya pelantikan pejabat eselon ll, Ill dan V ini, semoga dapat memberi suasana baru di setiap OPD yang ditempati. Melalui peralihan tugas, diharapkan pengalaman kerja variatif yang akan menambah perbendaharaan wawasan untuk bekal ketika nantinya mendapatkan amanah yang lebih besar lagi Meranti”, ujarnya H Muhammad Adil SH.
Pelantikan ini bukan yang pertama dan terakhir karena masih akan dilakukan evaluasi terus-menerus terhadap kinerja pejabat serta akan menyesuaikan dengan peraturan yang ada terutama perda SOTK yang baru. Untuk itulah pelantikan ini hendaknya dimakrnai terutama dari sudut kepentingan organisasi. Jadi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.
“Saya berharap semua dapat lakukan kinerja terbaik agar dapat dinilai dan diberikan amanah mengemban jabatan dan tanggungjawab sebaik mungkin, selanjutnya saya tegaskan kepada Kepala OPD untuk senantiasa melakukan pembinaan dan disiplin kepada PNS dibawah jajaran Saudara agar tercapainya tujuan di masing – masing bidang dan menciptakan suasana kondusif serta kerjasama badan atau bagian,” harapnya.
Perlu di ketahui, sosok yang berada di belakang berbaju coklat yang selalu menjaga Bupati saat melakukan kegiatan tersebut yang menjadi isu dan perbincangan hangat di Meranti saat ini, semua demi kelancaran kinerja orang nomor satu di tanah jantan yang sangat kita cintai.
Mengenal Sosok Riyanto, Anggota Banser yang tewas setelah peluk bom di misa natal, demi nyawa orang tak bersalah ia rela mati. Pejuang kemanusiaan yang tak terlupakan.
Ini adalah kisah Riyanto, kisah heroiknya berawal di malam natal 11 tahun silam. Tepatnya 24 Desember tahun 2000 saat ia dan belasan personel banser lainnya ditugaskan untuk membantu polisi menjaga keamanan di sebuah misa natal di gereja Eben Haezer, Mojokerto, Jawa Timur. Indonesia.
Saat misa akan berlangsung, salah seorang umat memberi kabar bahwa di dalam gereja ada bungkusan hitam yang mencurigakan.
Mendengar hal itu, Riyanto langsung membuka bungkusan yang ternyata isinya kabel, terhubung dengan rangkaian yang memercikkan api.
Riyanto lalu segera membawa lari bungkusan itu menjauh dari gereja.
Namun naas, bom meledak di dalam pelukan Riyanto.
Riyanto pun kini dikenang sebagai pejuang kemanusiaan yang tidak mengenal batasan golongan ataupun agama.
Riyanto juga jadi panutan bagi anggota banser kota Mojokerto dan seluruh Dunia.
Sosoknya tak pernah dilupakan. (Rls/Mihrab.P)
















Komentar