KUALU, MORALRIAU.COM – Lebih kurang dua minggu, pemuda Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar menutup akses mobil truk bermuatan pasir dan krikil melintas di Jalan Tuanku Tambusai Kualu.
Namun, kini pemuda Desa Kualu kembali membolehkan truk melintas di jalan Tuanku Tambusai jika pengusaha galian C (Aquari) bisa mengumpulkan uang sebesar Rp37 juta.
Ada 22 pengusaha galian C, yang harus mencarikan uang Rp37 juta tersebut.
Kepala Desa Kualu Darmawan, SH kepada wartawan, Rabu (10/10/2023) melalui whatsApp pribadinya mengatakan terkait ada pungutan terhadap pengusaha galian C berkedok perbaikan jalan sebesar Rp37 juta. Ia meminta tanyakan saja langsung kepada ketua pemuda. “Langsung tanyakan kepada ketua pemuda bang,” sebut Darmawan.
Sementara, Ketua Pemuda Desa Kualu Iwan, mengatakan hasil rapat memutuskan blokir jalan akan dibuka, setelah pihaknya menerima uang sebesar Rp37 juta dari pengusaha galian C. Uangnya akan digunakan untuk perbaikan jalan Tuanku Tambusai di Desa Kualu.
“Uang tersebut ada bukti perjanjian antara pihak aquari dengan Desa Kualu. Uangnya dipegang oleh Ketua BPD Anto,” ungkap ketua Pemuda Desa Kualu Iwan.
Sebut Iwan, bahanya sudah masuk, Kamis ini mulai dikerjakan perbaikan jalan,
Disisi lain, salah seorang pengusaha galian C mengatakan memang pengusaha aquari diminta mencarikan uang Rp37 juta baru blokir jalan dibuka, “Cuma saja jalan ini pernah digali oleh perusahaan Air Minum (SPAM) untuk menanam pipa, rusak parah setelah itu” kata pengusaha galian C minta namanya tidak tulis.
Setelah kerja pihak SPAM selesai, mereka tidak melakukan perbaikan seperti semula, hanya separuh jalan yang diaspal. (wr)
