BPD Dana Desa Bantu Jalan Masyarakat Air Jernih

INDRAGIRI HULU, MoralRiau.com- Pembangunan jalan baru menuju perbatasan Desa Sungai Dau  dan Kota Lama yang diselenggarakan melalui Dana Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat Tahun Anggaran 2018 itu, tujuanya untuk kelancaran akses  jalan masyarakat.Ada sekitar 3800 meter jalan dibuka diakhir Tahun 2018 kemaren, tujuan guna memperlancar jalan para petani. Hasil dari wujud pembangunan jalan tersebut, merupakan hasil musyawarah  antara BPD dan Kepala Desa Air Jernih yang direncanakan sebelumnya, kata Ketua  BPD Air Jernih  Zainal melalui selulernya kepada  wartawan Kamis, 3/1-2019.

“Kami sifatnya tetap mendukung  program Kepala Desa, sehingga melalui Dana Desa dari pusat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya untuk Desa Air Jernih. Hanya saja lanjut Zainal, diharap program tersebut tetap berkesinambungan,” ujarnya.

Memang banyak kegiatan terlaksana melalui Dana Desa yang sudah ada sebelumnya, mulai dari pembuatan Drainase, Boxkoper, MDA, Pagar TPU, Jembatan, Renovasi berat kantor desa, Posyandu sudah terwujud, termasuk pembangunan jalan dilingkungan Desa Air Jernih sebagai penyambung jalan dengan tetangga desa lainnya.

Menyingung jalan baru Dana Desa Tahun 2018, jawab tambahnya Zainal, sudah termasuk selesai dan alhamdulilah hampir vinising dan tinggal sedikit perbaikan.

Terkait ini juga ditanggapi serius Dudy selaku Pendamping Desa dari pihak Kabupaten Inhu. “Menurut soal jalan yang baru selesai dikerjakan menjelang akhir Tahun 2018 kemaren melalui Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK ) Desa Air Jernih, termasuk tidak ada lagi masalah. Artinya dalam pelaksanaan pekerjaan mereka, sudah baik dan tinggal sedikit perbaikan,” jelasnya.

Dijelaskan lagi, selaku Pendamping Desa dari Kabupaten tetap menghimbau kepala desa untuk penggunaan  Dana Desa tepat sasaran. Jadi dengan jalan yang dibuat baru itu, otomatis bermanfaat untuk masyarakat.

Senada juga harapan Camat Rengat Barat, Hendry mengatakan, bahwa realisasi kegiatan fisik Dana Desa untuk Rengat Barat tidak ada masalah dan sudah tepat sasaran. Dan pihak kecamatan sifatnya, tetap mendukung semua program di desa.

Sementara TPK Desa Air Jernih, Izul Hamdi membenarkan adanya pembuatan jalan baru. Memang ada buat jalan baru sekitar 3800 meter dengan menyewa alat berat eksapator dan gleder yang seluruhnya perhitungan sekitar 240 jam pemakaian.

Menurutnya kedua alat yang dipakai desa sejak diterima, waktunya tetap dihitung oleh pemilij. Sebab alat diterima desa, sekitar tanggal 20 Desember 2018 lalu, artinya dimulai sejak itu berjalan sewanya.

Jadi desa membayar dalam satu jam sekitar 600 ribu termasuk minyak dan ganti online. Namun untuk gaji operator dan jaga serta uang makan mereka, tetap desa yang membiayai. Hanya saja kondisi alat berat tersebut, sempat rusak, sehingga waktunya tetap dihitung pemilik alat. (supriadi)