BMKG Prediksi 3 Hari Kedepan Masih Terjadi Hujan Lebat Seluruh Wilayah Riau

Ilustrasi (internet)

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Penanganan Darurat Bencana Banjir Provinsi Riau di Balai Serindit Gubernuran Provinsi Riau, Jumat (19/01/2024).

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M bersama Gubernur Riau Edy Natar Nasution. 

Gubernur Riau Edi Natar Nasution dalam laporannya kepada BNPB Pusat menyampaikan Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih terjadi hampir disebagian wilayah Provinsi Riau, berdasarkan hasil analisis data Impact Based Forecast (BMKG), Satgas Banjir (PUPR) dan Inarisk (BNPB), wilayah Riau pada umumnya berada dalam kategori waspada. 

“Untuk kondisi pintu pelimpah PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar saat ini dibuka sebanyak 5 buah pintu setinggi 30 cm” Kata Gubernur Riau Edi Natar. 

Selanjutnya Edi Natar mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana Hidrometeorolgi dan membentuk satgas untuk jangka 40 hari sejak tanggal 22 Desember 2023 sampai 31 Januari 2024.

“Data masyarakat yang terdampak banjir se Riau dari tanggal 1 – 15 Januari 2024 sebanyak 36.541 KK dan 147.301 Jiwa, dan sampai saat ini kita terus melakukan upaya untuk menangani banjir di Provinsi Riau” Kata Edi Natar

Sementara itu Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG seluruh wilayah di Riau 3 hari kedepepan di perkirakan akan mengalami hujan lebat. 

Ia mengatakan jumlah kejadian bencana di Indonesia tahun 2024 ini sudah terjadi 109 bencana. Bencana alam mendominasi adalah bencana hidrometeorologi sebesar 98,17% dan bencana geologi sebesar 1,83% dengan urutan bencana banjir, cuaca ekstrem, longsor, dan gempa bumi. 

“Untuk itu dihimbau kepada seluruh pemerintah daerah untuk terus melakukan langkah kongkrit untuk mengatasi bencana yang terjadi di daerahnya” Kata Kapala BNPB Pusat. (dis)