oleh

Bila Siltap Tak Dibayarkan, Apdesi Rohul Ancam Akan Tutup Kantor Desa

ROHUL, MORALRIAU.COM – Pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Rohul, Rabu 5 April 2021 menodatangi kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Rohul.

Kadatangan mereka dipimpin Wakil Ketua I APDESI Rohul M.Rois Zakaria.SE mewakili Ketua APDESI Zulfahrianto SE, bersana Wakil Ketua II Yasrijon serta Ketua dan APDESI Kecamatan se Rohul.

“Kadatangan kita diterima Sekretaris BPKAD Rohul Asikin, kita sampaikan terkait permohonan agar dilakukan pencairan segera Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama, karena sudah 5 bulan perangkat desa belum gajian,” kata M. Rois, saat ditanya terkait kedatangan mereka ke kantor BPKAD.

M. Rois juga menegaskan, rekan rekan kepala desa (Kades) dan perangkat desa di 139 desa di Rohul, mengancam bila tidak dibayarkannya penghasilan tetap (Siltap) dalam ADD, akan dilakukan penutupan kantor desa serta tidak melakukan pelayanan lagi ke masyarakat.

“Kita berharap, apa yang menjadi tuntutan Kades dan perangkatnya menjadi prioritas Pemkab khususnya BPKAD agar bisa segera direalisasikan. Karena kita sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan di masyarakat,” ungkap M.Rois.

Apalagi dalam waktu tinggal menghitung hari lagi, hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dan kebutuhan rekan rekan juga banyak. Sehingga berharap Siltap nantinya bisa segera dicairkan, agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” jelas M. Rois.

Sebelumnya, Ketua APDESI Rohul Zulfahrianto menyatakan, Kades dan perangkat desa di 139 desa mengeluhkan dalam kondisi saat ini.

“Seharusnya ADD tahap I tahun ini sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan desa serta Siltap kades serta perangkatnya bila sudah dicairkan Pemkab Rohul, sehingga kades dan perangkatnya bisa memanfatkannya untuk kebutuhan menjelang Idul Fitri 1442 Hijriyah,” harap Zulfahrianto, yang disapa Anto Sontang.

Di tempat terpisah, Sekretaris BPKAD Rohul Asikin yang coba dikonfirmasi sikapi kedatangan dan tuntutan Pengurus APDESI Rohul, terkait desakan agar ADD 2021 tahap I bisa segera dicairkan, Asikin telepon selularnya aktif namun tidak ada jawaban. (Awi/rls)

Komentar

News Feed