Baru Dipasang, PJU Tenaga Surya di Rohul sudah Tak Berfungsi

ROKAN HULU, MORALRIAU.COM – Kegiatan Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di sejumlah kecamatan di Rokan Hulu diduga bermasalah. Sejak mulai dipasang pada Oktober 2018 silam, PJU-TS sudah tak menyala lagi.

Beberapa PJU-TS yang yang tidak lagi berfungsi tersebut, berada di Kecamatan Tandun, Kecamatan Rambah Hilir dan beberapa kecamatan lainnya.

Tidak hanya lampu yang mati total, bahkan tapak tiang PJU terkesan dibuat asal-asalan. Buktinya, di beberapa titik pemasangan beton dasar tiang lampu PJU-TS itu sudah ada yang keropos dan rawan tumbang.

Kejadian, ini menjadi keluhan warga karena tidak dapat menikmati cahaya lampu pada malam hari.

Salah seorang warga di Kecamatan Tandun bernama Despandri, di akun media sosialnya, mengatakan bahwa sejak pertama dipasang beberapa titik lampu PJU-TS di kecamatan tempat dia tinggal ada yang tidak menyala.

“Seperti tiang yang berada di jalan menuju Perumahan Afdeling 1 PTPN V Sei Tapung Kecamatan Tandun. Menurut warga di sekitar memang sempat hidup beberapa jam, setelah itu mati total,” kata Despandri yang memiliki akun media sosial dengan nama Ocu Bo Bo Ho yang diposting pada Kamis (24/1/2019) lalu. Dikutip dari cakaplah.

Diakui Ocu Bobo Ho, sebenarnya, sebagai masyarakat, dirinya sangat berterima kasih kepada Pemkab Rohul yang telah memasang lampu PJU-TS di kecamatan dimana dia berdomisili. Namun, dia juga mengkritik, pasalnya, dalam pemasangan lampu PJU tersebut juga memakan anggaran daerah yang cukup besar.

“Yang kita sayangkan itu, kalau menyala dengan baik kan bisa dinikmati masyarakat. Apalagi titik tidak menyala itu berada di halaman Masjid Al-Kautsar Peruma Afdeling 1 PTPN V Sei Tapung. Kan kalau menyala, bisa menerangi pekarangan Mesjid,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Rohul Sofwan melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya Jalan ibu kota Yandri, SH, membenarkan adanya beberapa titik lampu PJU-TS yang baru dipasang tapi tidak berfungsi.

Diakui Yandri, dari jumlah pemasangan lampu PJU-TS yakni sekitar 609 titik yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Rohul, 15 titik diantaranya memang mengalami kendala, diantarnya mengalami hidup-mati, bahkan ada yang mati total.

“Memang ada yang mengalami mati total. Namun, sejauh ini beberapa titik sudah kita perbaiki dan sudah menyala,” kata Yandri, Kamis (31/1/2019).

Yandri juga menerangkan, untuk PJU yang sempat menyala hal ini disebabkan adanya kerusakan di bagian timer pada panel lampu PJU-TS itu.

“Komponennya ada tiga, ada server, solar sel dan baterai. Jadi kalau mati total berarti ada kerusakan di servernya. Namun sejauh ini hanya beberapa lagi yang masih dalam perbaikan,” ucap Yandri menerangkan kegiatan pemasangan lampu PJU-TS ini masih masa perawatan.

Berdasarkan data yang dirangkum pada tahun 2018 lalu, Pemkab Rohul menganggarkan dari APBD murni senilai Rp 20,6 miliar lebih untuk kegiatan pengadaan lampu PJU-TS jalan bukota Kecamatan untuk 609 titik.

Kegiatan pengadaan lampu PJU-TS itu dikerjakan oleh dua rekanan kotraktor yakni 300 tiang dikerjakan oleh PT Sonny Sun Jaya dengan nilai kontrak Rp11,9 miliar dan 309 tiang dikerjakan oleh PT Pelita Kencana Mandiri dengan nilai kontrak Rp8,7 miliar. (*)

Komentar