SUMBAR, MORALRIAU.COM – Lalu lintas Padang-Bukittinggi di kawasan Silaiang, Tanah Datar, Sumatera Barat sempat terputus atau macet sekitar dua jam. Hal itu dipicu oleh air terjun di objek wisata melimpah ke badan jalan raya.
Berdasar laporan Antara, kemacetan lalu lintas itu terjadi pada Minggu sore (22/12), pukul 16.33. Air terjun yang berlokasi persis di pinggir jalan lintas Padang-Bukittinggi itu melimpah hingga ke badan jalan. Limpahan air terjun dari ketinggian 30 meter lebih itu cukup besar dan deras, sehingga menjangkau sampai ke badan jalan.
Akibatnya pengendara tidak berani melanjutkan perjalannya. Baik dari arah Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya. Mereka memilih untuk menunggu air yang menggenangi jalan setinggi 30 sentimeter untuk menyusut. Selain ada genangan, hempasan air dari lembah membuat situasi serasa mencekam. “Saya sudah terjebak macet sejak pukul 16.00 WIB tadi,” kata Apridoni, 30, salah seorang warga.
Air terjun Lembah Anai merupakan obyek wisata yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. Air terjun itu memiliki tinggi 30 meter. Berada tepat di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi. Posisinya berada di kaki Gunung Singgalang.
Bujang, 57, salah seorang pedagang di kawasan Silaiang menyebut kemacetan lalu lintas berlangsung sejak pukul 15.30. Pengendara tidak berani menerobos jalan yang digenangi air limpahan dari Lembah Anai.
“Arus lalu lintas terganggu sejak sekitar pukul 15.30 WIB, karena air terjun melimpah ke badan jalan,” kata Bujang.
Pada pukul 17.20 arus lalu lintas mulai lancar. Satu per satu pengendara mulai berani melintasi badan jalan yang berdampingan dengan Lembah Anai. Air di badan jalan itu mulai menyusut. Sementara itu, kawasan Silaiang masih diguyur oleh hujan dengan intensitas ringan hingga pukul 17.53.
sumber jawapos

















Komentar