PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Selama Ramdan 1443 Hijriah, tahun 2022 ini, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) H Edy Natar Nasution, selain melakukan safari Ramadan ke berbagai daerah di Riau juga tidak lupa melaksanakan iktikaf 10 hari terakhir Ramadan bersama masyarakat.
Untuk iktikaf malam terakhir Ramadan Sabtu (1/5) lalu, Wagubri melaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, yang juga merupakan masjid tempat biasa dia melaksanakan ibadah sehari-hari dan selama bulan suci Ramadan.
Kehadiran Edy Nasution juga mendapat sambutan hangat dari pengurus serta para jemaah Masjid Nurul Yaqin yang juga sangat antusias mengikuti kegiatan iktikaf di malam terakhir Ramadan bersama Wagubri. Iktikaf dimulai sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tersebut, sebelumnya diawali dengan makanan ringan bersama yang telah disiapkan pengurus masjid.
Sedangkan pelaksanaan iktikaf sendiri, diawali dengan Salat Tahajud berjamaah yang dipimpin langsung oleh imamĀ Masjid Nurul Yaqin, selanjutnya pelaksanaan tausiah yang membahas tentang isi surah Al Falaq dan An Nas yang yang disampaikan ustadz Fajeriansyah.
Seiring waktu, tampa terasa waktu telah menunjukan pukul 04.00 pagi, Edy Nasution, pengurus masjid dan para jemaah pun melakukan makan sahur bersama. Wagubri menyampaikan sahur bersama ini sangat terasa nikmat karena didasari kebersamaan yang luar biasa.
“Kenikmati seperti ini belum tentu didapatkan semua orang. Maka itu, kita terus mengimbau masyarakat ramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang pahalanya cukup besar untuk kita. Terutama salama bulan suciĀ Ramadan,” kata Edy Nasution.
Edy Nasution juga mengharapkan, kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan kedepan. Sehingga masjid-masjid akan selalu ramai dari kegiatan-kegiatan keagamaan yang selama ini terkendala akibat musibah Covid-19.
“Kita juga berharap dan berdo’a diberikan umur yang panjang ole Allah SWT. Dan bisa kembali dipertemukan pada ramdhan-Ramadan berikutnya,” tutur Edy Nasution.
Usai sahur bersamaEdy Nasution bersama jemaah kembali melanjutkan iktikaf, Salat Subuh berjemaah yang kembali dipimpin oleh imam Masjid Nurul Yaqin. Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah menjelang datangnya waktu suruq.
Tausiah setelah Salat Subuh ini sedikit berbeda dengan tausiah setelah Salat Tahajud sebelumnya. Tausiah yang disampaikan Ustadz Yunus Lubis membuat jemaah sangat terharu dan sampai meneteskan air mata. Pasalnya, tausiah itu membahas terkait Ramadan yang sebentar lagi meninggalkan kita yang belum tentu bisa berjumpa lagi pada Ramadan berikutnya.
“Dalam hitungan beberapa jam lagi Ramadan akan meninggalkan kita, dan diantara kita ini tidak ada satupun yang tau apakah kita masih bisa bertemu dan bersama kembali pada ramadan yang akan datang,” tuturnya.
Tausiah Ustadz Yunus lubis inipun, menjadi tausiah penutup kegiatan iktikaf Wagubri pada ramadhan 1443 Hijriah yang juga diiringi dengan sholat Syuruq oleh masing masing jemaah. (*)












Komentar