PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru Ahmad Ismail berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dapat memfaslitasi pembangunan jalan lingkar yang ada di Pekanbaru-Kampar.
Untuk Pekanbaru sendiri, Ahmad Ismail mengaku tidak ada masalah. Program rencana pembangunan jalan lingkar yang sudah direncanakan sejak Pekanbaru dipimpin Herman Abdullah, sampai sekarang belum ada action sama sekali khususnya Kampar.
“Di dalam diskusi ini kita juga baru mengusulkan beberapa usulan tahap awal. Antara lain untuk jalan lingkar itu Pemprov diharapkan dapat memfasilitasi terutama yang ada di daerah Kampar yang sampai sekarang tidak ada action sama sekali,” kata Kepala Bappeda Kota Pekanbaru, usai menghadiri rapat gabungan bersama Pemprov Riau di Kantor Bappeda Riau, Senin (14/1/18).
Menurut Ahmad, peran Pemprov Riau sangat diharapkan agar rencana pembangunan jalan lingkar yang melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar tersebut bisa diwujudkan. Hal ini tentu berdampak positif untuk kemajuan dua daerah.
“Kita berharap, seandainya Pemprov Riau nanti dapat memfasilitasinya bisa jalan lingkar ini diwujudkan,” ungkap Ahmad lagi.
Pada kesempatan ini Ahmad juga memaparkan usulan SPAM air minum yang dulu namanya Pekanbaru Selatan kemudian sekarang menjadi Pekanbaru Kampar supaya masuk agenda program Pemprov ke depan.
“Begitu juga dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional, bahkan pusat juga sudah siap membantu. Namun karena terkendala lahan. Karena pembebasan lahan ini lebih dari 5 hektar, ini harus melibatkan Pemprov Riau. Ini kita suarakan bagimana dalam program pemprov nanti di bahas juga,” papar Ahmad. (*)












Komentar