Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil Hadiri Forum Konsultasi Publik dalam Penyusunan RPD

KAMPAR, MORALRIAU.COM – Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil, SE, ME menghadiri Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Kampar tahun 2023-2026 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar melalui Kaban Ardi Mardiansyah, S.STP ,M.Si tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, selasa (1/3/2022).

Dalam sambutan Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil, Se,ME, mewakili para Anggota DPRD Kampar menyampaikan beberapa Pokok-pokok pikiran DPRD Kampar. Dalam hal ini sebelummnya Fahmil terlebih dahulu menyampaikan apresiasi terhadap capaian terbaik Pemda Kampar.

“Sesuai dengan stugas dan sumpah janji Anggota DPRD Kampar adalah memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili, maka harapan skala prioritas mohon drealisasikan karena ini langsung dari masyarakat.” terang Fahmil”.

Lenih lanjut, Pokok pikiran yang diterima DPRD kampar terkait masalah pendidikan dalam peningkatan SDM tenaga pengajar, masalah orang miskin terkait program BPJS, Infrastruktur berbasis desa, serta Icon Kota Bangkinang untuk pendatang atau yang melinasi kampar nantinya dengan mendirikan Icon dalam bentuk pasar Kuliner dan pasar oleh-oleh.

Dengan demikian, selanjuntya kami bermohon bahwa aspirasi masyarakat sangat banyak. Untuk itu harapan semua ini nantinya bisa dikabulkan dan direalisasikan termasuk pengalokasian APBD kampar 20% untuk Bidang Pertainian.” pinta Faihmil.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri, M.Si menyampaikan bahwa dalam forum tahun 2023 akan fokus dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dihadiri para kepada OPD, Camat Se-Kab.Kampar, Pimpinan BUMD, BUMN, Swasta, serta LSM, Yusri menjelaskan bahwa prioritas pembangunan pada Tahun 2023 diharapkan dapat menyelesaikan dampak Covid-19, khususnya pada bidang ekonomi yang dapat kembali tumbuh positif.

Kata Yusri, forum yang dilaksanakan dengan dasar Permendagri 86 tahun 2017 pasal 48 FKP- RPD tersebut, Dt Bandaro juga menyampaikan bahwa dengan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang produktif, inklusif dan kreatif, akan meningkatkan percepatan penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial, dan mengembangkan pariwisata berbasis kolaborasi dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, lanjut dia salah satu misi kabupaten kampar 2005-2025 sebagai acuan penyususnan dokumen RPD tahun 2023-2026 seperti mengembangkan ekonomi rakyat yang berbasis pada semberdaya lokal dengan orientasi pada agribisnis, agroindustri, dan pariwisata serta mendorong pertumbuhan investasi terpadu baik berskala lokal maupun Internasional. (*)

Komentar