INDRAGIRIHULU, MoralRiau.com- Malam yang takan terlupakan bagi pasangan Yunianto dan Teti serta keempat anak nya. Disebabkan pada malam itu sekitar pukul 24.00 WIB, saat mereka tengah tertidur, rumah yang menaungi keluarga ini ambruk masuk air akibat dihantam arus air banjir di akibatkan hujan lebat serta di iringi angin yang kencang membuat bangunan Rumah yang terbuat dari bahan kayu, menjadi Roboh .
Teti mengatakan, kepada moralriau.com Jumat 7 Desember/2018 sebelum rumah nya ambruk rata dengan tanah akibat hantaman arus Air bajir dua minggu lalu, bangunan rumahnya memang telah miring.
“Dan kini udah di bongkar dan di ambil bahan bahannya yang bisa di gunakan lagi untuk di dirikan kembali rumah kita yang sudah roboh,” ujarnya.
Diucapkan lagi Teti, meski bangunan rumah berukuran 5X7 meter tersebut sudah miring, dirinya bersama suami dan anak-anak memilih tetap bertahan tinggal dalam rumah. Karena untuk membangun kembali atau pindah, mereka tidak memiliki cukup biaya. Sampai bencana itu datang dan meluluhlantakan rumah semi permanen tersebut.
“Sekitar pukul 24.00 Wib, ada bunyi kuat dari bangunan rumah tersebut. Kami langsung berlarian ke luar. Tidak lama kemudian, rumah sudah ambruk setelah kedua tiang dihantam banjir,” urainya.
Karena sudah tidak memiliki tempat tinggal, Teti mengaku harus menumpang di rumah keluarga. Sementara bekas bangunan rumahnya sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi dengan bantuan masyarakat setempat.
“Kami memang kepingin membangun rumah untuk tinggal, tapi uang tidak ada. Bisa makan saja sudah syukur, apalagi mau membangunan rumah. Karena suami hanya bekerja sebagai buruh dan penghasilannya hanya cukup untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari,” urainya.
Teti berharap ada perhatian pemerintah agar mereka kembali memiliki tempat tinggal.
“Anak masih kecil-kecil. Yang paling besar baru kelas VI SD, kami sangat membutuhkan tempat tinggal,” tukasnya.
Kepala Desa Pasir Ringgit Sumarji membanarkan rumah warganya ambruk dihantam banjir.
“Warga, kami butuh bantuan pemerintah untuk bedah rumah, karena sampai saat ini yang bersangkutan masih menumpang di rumah keluarganya,” tuturnya.(Supriadi)












Komentar