TAPUNG, MORALRIAU.COM- Sebanyak 65 orang mengikuti evaluasi pengelolaan keuangan desa tahun 2018 dan rencana kerja tehnik fasilitasi penyusunan rencana kerja pembangunan (RKP) 2019, di Aula Kantor Camat Tapung, Selasa (13/11-2018)
Turut hadir Camat Tapung, Ardi Mardiansyah, S.Sos. MSi, Sekcam Tapung Sutani Rahmat, S.Sos, Kasih Pemerintahan Desa Wizar SE, TAPP Kabupaten Kampar Ardianto, Staf Kecamatan Tapung H. Danil SH, Kepala Desa se Tapung beserta BPD Kaur Keuangan dan Kaur Pembangunan.
Dalam sambutan yang begitu singkat Camat Tapung Ardi Mardiansyah mengingatkan terutama kepada 4 desa yang belum membuat laporan lerealisasi tahap satu, yaitu Desa Sumber Makmur, Bencah Klubi, Pancuran Gading dan Desa Batu Gajah.
Dari desa tersebut camat mengharapkan segera membuat laporan secepat mungking karna tahun 2018 tidak beberapa lama lagi.
“Dengan ditunda-tundanya laporan tersebut, desa lain tidak bisa mencairkan dana tahap tiga,”ungkapnya.
Kemudian dari TAPP Kabupaten Kampar Adrianto, memaparkan beberapa item tentang prioritas penggunaan dana desa mulai dari pembangunan inprastruktur membantu warga miskin, membantu persediaan peralatan posyandu, pendidikan, prasarana olahraga dan beberapa lainnya.
Ditempat yang sama Kasih Pemdes Kecamatan Tapung sebagai Tim klarifikasih Pembangunan Desa Wizar SE menegaskan tentang keterlambatan laporan realisasi tahap satu penggunaan dana desa yang dianggarkan APBN pusat.
Empat desa yang belum menyelesaikan kinerjanya agar membuat secepat mungkin, karena dengan keterlambatan laporan tersebut, 21 desa yang berada di Tapung kenak imbasnya, tidak dapat mencairkan dana pada tahap tiga.
Wizar berharap kepada seluruh kepala desa yang hadir untuk dapat bekerja sama antara pemerintahan desa dengan masyarakat, terutama dalam membentuk rencana kerja pembangunan desa (RKP) yang tertuang dalam RPJMdes enam tahun kedepan.
“Ciptakanlah kinerja yang transparan, jangan ada yang disembunyikan, mudah mudahan pembangunan desa tidak terhambat,” ungkapnya. (yufri)












Komentar