MERANTI, MORALRIAU.COM – Terkait heboh akun FB atas nama Awaludin cool terkait postingan yang mengeritik rekam medis salah seorang perawat yang bernama Salmah di salah satu UPTD Puskemas Alai Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (3/6/2020).
Awal nya awaludin bersama istri mendatangi Puskemas Slai untuk mengecek kandungan istri sekitar jam 08”30 wib pagi, mereka mendaftar ke pelayanan dan selesai sekitar jam 12”30 siang,” jelas Awaludin cool pada awak media.
Setelah sampai di rumah Awaludin langsung membuat status di FB nya.
awaludin cool ini status nya !!!
“Tidak efesien nya pelayanan Puskesmas Alai atas nama salmah (Bagian rekam medis) memberikan jawaban tidak menyenangkan terhadap keluhan pasien yang menunggu antrian sampai lapar, dengan ego nya iya menyampaikan” lain kali kalo ke puskesmas bawa bekal” (makanan).
Di Puskesmas Alai tempat pelayanan berobat atau tempat tanding makan??…”status nya.
Terkait dengan status nya mendadak ramai di comen teman FB berbagai asumsi.
Terkait persoalan ini ketua LSM Fortaran Budiman mengkonfirmasi kepala UPTD Puskesmas Alai dan meminta penjelasan terkait persoalan status yang menyebut salah seorang perawat yang bernama Salmah rekam medis di UPTD Puskesmas alai kepada kepala puskesmas alai Dr, Moses.
Hasil kesepakat pihak Uptd dan Lsm Fortaran langsung membuat pertemuan dan kesepakatan untuk bertemu dengan Awaludin dan Salmah beserta suami dan kepala puskesmas alai dan anggota ketua Lsm Fortaran.
Kepala Puskesmas menjelas kan ini karna hanya salah paham dan miskomonikasi saja dan saudara Awaludin berserta istri sudah meminta maaf, seandai nya sudah membuat Salmah tersingung dan merasa di cemar kan Salmah pun sudah menerima perminta maaf dan saling berdamai dan tidak lagi memperpanjang kan persoalan ini kesepakatan bersama.
Awaludin pun juga meminta maaf kepada organisasi (PPNI) Persatuan Perawat Nasional Indonesi Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah tercatut nama nya di status FB yang saya posting kemaren,” jelas Awaludin. (Rls/TIM)












Komentar