ROHUL, MORALRIAU.COM – Hari Jum,at (15/05/2020) Pukul 16.34 Wib melalui Juru bicara Covid-19 Rokan Hulu dan juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Rokan Hulu Drs. H. Yusmar Yusup, M.si memberikan informasi tentang perkembangan penanganan Covid-19 melalui Rekap Surveilens Penanganan Covid-19 RSUD dan Dinas kesehatan Rokan Hulu.
Yusmar menjelaskan, adapun perkembangan ODP sampai saat ini dalam pamantauan yaitu warga yang kembali dari luar Rokan Hulu, atau warga lain yang datang ke Rokan Hulu, dari daerah yang sudahterinveksi Covid 19.
Jumlah Total ODP hari ini 6.499 Orang, dengan status yang masih dipantau : 6790 orang. Dan yang sudah selesai di pantau 5.820 orang dari Rincian per kecamatan.
Sementara kemaren jumlah ODP yang baru 6.460 orang. yang sudah terpantau 39 orang Sehingga, hari ini, 679 orang dan yang kemaren, 719 orang, itu tandanya ODP hari ini berkurang 40 orang dan ODP yang Sehat bertambah 79 orang.
Lanjut Yusmar, sementara Pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan baru dengan total PDP 39 orang, PDP baru an, ASD laki laki, (36 th) asal Tambusai Utara, PDP sedang dirawat di RS Santa Maria Pekanbaru. Untuk saat ini tidak ada PDP yang dirawat di RSUD Rokan Hulu.
Sementara PDP yg meninggal Sudirman Pasaribu 40 tahun (Tambusai) dan alm Narto 45 tahun (Kepenuhan) dari hasil 2 kali swabnya telah dinyatakan negatif oleh lab Biomolekuler RSU Arifin Ahmad, secara kumulatif semua PDP yang meninggal tidak terinfeksi Covid 19.
Sementara sampai saat ini belom ada Pasien yang status positif virus Corona Covid-19 di Rokan hulu, Juru bicara Covid-19 menghimbau kepada seluruh Tim Gugus Tugas Covid-19 Supaya meningkatkan di setiap posko daerah perbatasan dan selalu melaksanakan pemeriksaan suhu warga yang masuk ke wilayah Rokan Hulu,” imbuhnya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Baik dari tingkat Kecamatan dan Desa yang bekerjasama juga dengan TNI dan Polri serta komponen dan elemen masyarakat termasuk pihak swasta, yang telah bersinergi bahu membahu, sampai
mengembangkan tradisi dan kearifan lokal termasuk penyediaan Posko, masker, desinfektan dan bantuan lain kepada masyarakat secara mandiri,” ungkapnya. (AWI/h.nst)












Komentar