INHU, MORALRIAU.COM- Tingginya intensitas hujan sejak beberapa pekan terakhir, selain berpotensi menimbulkan banjir, juga mempengaruhi pembuangan limbah. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Inhu mengingkatkan seluruh Pabrik Kepala Sawit (PKS) untuk tidak lalai mengawasi pengelolaan limbahnya.
“PKS diminta ekstra melakukan pengawasan terhadap limbah cair sawitnya, guna mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan. Karena cuaca curah hujan tinggi rentan terhadap pencemaran lingkungan dan bisa merugikan masyarakat,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Inhu Ir Selamat MM kepada wartawan Jumat (2/11/2018) di Pematangreba.
Dikatakan, akibat curah hujan tinggi membuat parit di lingkungan PKS cepat meluap. “Bahkan sungai di Inhu juga berperan menyebabkan limbah sawit melimpah ke pemukiman penduduk, apalagi bila intalasi pengelolaan air limbah atau IPAL tidak sesuai prosedur,” ujar Selamat.
Disamping itu, managemen PKS diimbau untuk mengelola IPAL sesuai prosedur teknisnya, demi mengantisipasi dampak pencemaran lingkungan dan pemukiman masyakarat.
Pantauan di lapangan dan laporan masyarakat, sampai sekarang memang masih belum ada muncul kasus pencemaran lingkungan yang berasal dari air limbah sawit.
“Kalau ada kasus pencemaran lingkungan limbah sawit muncul, kita langsung tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Selamat.*sumber brita di lansir fokusriau.com
(Ali Amran )












Komentar