TAPUNG, MORALRIAU.COM – Pendidikan Berbasis Kompetensi (PBK) yang dioperasionalkan dalam kurikulum merupakan kegiatan pendidikan dilembaga Sekolah Menengah Atas (SMA) kemampuan yang harus dimiliki peserta didik mencakup kompetensi.
Kompetensi tertentu, diantaranya pengetahuan, keterampilan, kecakapan, kreatifitas dan sebagainya.
Kompetensi tersebut diwujudkan melalui kegiatan formal yang dikemas dalam kegiatan belajar mengajar dan juga melalui berbagai kegiatan ektrakurikuler yang diarahkan untuk mengembangkan kreatifitas siswa baik yang bersifat akademik maupun non akademik.
Kepala Sakolah SMAN 3 Tapung Adella S.Pd, M.Pdi melalui Pembina Osis Supriyanto S.Pd, mengatakan kepada moralriau, senin (14/10-2019) berdasarkan tuntunan kurikulum tersebut di SMA N 3 Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, berusaha agar dapat meningkatkan partisipasi aktif dan kreatif.
Para peserta didik guna mensosialisasi potensi siswa dengan mengadakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dalam berbagai kegiatan baik yang bersifat internal mapun esternal.
Kegiatan yang bersifat internal berupa liga antar kelas yang sudah berjalan sampai saat ini.
Liga tersebut dumulai pada tanggal 30/9s/d 15 november mendatang yang diikuti 22 tim termasuk club guru.
Tujuan kegiatan ini ialah untuk mempererat tali silaturrahmi antara siswa dan guru di SMAN 3 kemudian ini juga merupakan sebagai salah satu wadah untuk menyalurkan kemampuan siswa, memotivasi para siswa dalam meningkatkan minat berbakat dan prestasi dalam non akademik melalui peran dan karya nyata.
Mengevaluasi kesiapan siswa pada bidang olahraga bola kaki dengan adanya liga tersebut siswa SMA3 Tapung bisa menjadi pemain bola kaki yang terbaik diluar sekolah.
Kemudian kegiatan ini bukan hanya saja menjalankan ektrakurikuler, namun melahirkan pemain handal antar sekolah dan club.
“Kita yakin dan percaya SMA 3 Tapung yakin bisa melahirkan pemain yang berkualitas kedepan,” ujarnya. (yufri)












Komentar