JAKARTA, MORALRIAU.COM – RUU Permusikan masih jadi perbincangan hangat di kalangan musisi. Di dalam drafnya, terdapat sertifikasi musisi yang nantinya harus dijalankan jika RUU itu disahkan.
Banyak musisi yang menolak dengan hal tersebut, salah satunya adalah Tompi. Ia mengatakan seorang musisi tak perlu syarat kelayakan untuk bisa tampil.
“Utk penampil : saya tidak sependapat perlunya sertifikasi. Siapa saja bisa jadi penampil, mau itu musisi autodidak atau lulusan sekolahan,” ungkapnya di caption Instagram.
“Market/pasar yang akan menentukan posisi penerimaannya kelak,” lanjutnya. Dikutip detikcom.
Namun Tompi tak menolak untuk menghilangkan sertifikasi dari RUU Permusikan sepenuhnya. Ia mengatakan ada beberapa orang yang memang harus diuji kelayakannya.
“Namun untuk pendidikan resmi sebagai pengajar – menurut saya penting untuk adanya suatu standar yang diakui bersama. Selanjutnya silahkan dirumuskan acuannya oleh lulusan2 sarjana musik,” papar Tompi.
“Ada yang jago tapi bukan lulusan sarjana musik dan mau jadi pengajar, nah ini yang diarahkan untuk sertifikasi,” tutupnya.
Menurut kamu, perlukah sertifikasi musisi?












Komentar