11 Nyawa Meninggal Sia-sia, Pengunjuk Rasa Desak DPRD Riau Bentuk Pansus Kecelakaan Kerja Blok Rokan

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Ratusan mahasiswa terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Riau dan Aliansi Mahasiswa Pemuda Riau (AMPR) melakukan unjuk rasa didepan gedung DPRD Riau, Kamis (17/3/2023).

Massa meminta anggota DPRD Riau jangan diam saja atas meninggalnya 11 pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Pengunjuk rasa mendesak DPRD Riau membentuk penitia khusus (Pansus) terkait kematian pekerja di Blok Rokan.

“Kita tak menginginkan anggota dewan diam dalam persoalan kemanusiaan ini, sudah 11 nyawa meninggal sia-sia,” katanya.

Ini murni kejahatan kemanusiaan. “Kita belum mendengar suara dari anggota dewan, apakah mereka ditidurkan,” sindirnya.

Sempat ada insiden antara pengunjuk rasa dengan pihak keamanan. Massa memaksa untuk masuk ke dalam gedung DPRD Riau untuk bertemu dengan anggota dewan. Saat itu Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti, Sekretaris Komisi V Syamsurizal dan anggota Komisi I Andi Darma Taufik sudah menemui mereka.

Pengunjuk rasa tak mau melakukan dialog diluar ruangan, “Kami orang intelektual kalau berdialog didalam ruangan,” sebut mereka.

Akhirnya perwakilan massa diizinkan masuk untuk berdialog dengan sejumlah anggota Dewan di antaranya Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti, Wakil Ketua Komisi V Karmila Sari, Sekretaris Komisi V, Syamsurizal dan anggota Komisi I Andi Darma Taufik. (wir)

Komentar